Kuliner di Mekah/Madinah, sebetulnya cukup enak-enak, masih bisa masuk ke lidah orang Indonesia. Misalnya kebab, nasi briyani, ayam panggang, bakwan ala arab, samosa. Mba Elly KA sempat menyarankan kami untuk makan “ruz mandi”, entah kuliner macam apa itu, tapi kami urung beli karena harganya mahal sekali sekitar 100 riyal.
Minggu, 12 Juni 2016
KULINER ARAB
Kuliner di Mekah/Madinah, sebetulnya cukup enak-enak, masih bisa masuk ke lidah orang Indonesia. Misalnya kebab, nasi briyani, ayam panggang, bakwan ala arab, samosa. Mba Elly KA sempat menyarankan kami untuk makan “ruz mandi”, entah kuliner macam apa itu, tapi kami urung beli karena harganya mahal sekali sekitar 100 riyal.
(UBP Part 8) HARI-HARI DI MEKKAH (2)
![]() |
| Mushaf Al Quran Zaman Utsman bin Affan |
Tulisan sebelumnya
(UBP Part 7) Hari-Hari di Mekkah (1)
Hari 7
Minggu, 29 Mei 2016
Sore hari selepas dzuhur masih ada jadwal tour terakhir ke Museum Haramain dan peternakan unta.
![]() |
| Museum Haramain |
(UBP Part 7) HARI-HARI DI MEKKAH (1)
Tulisan sebelumnya
(UBP Part 6) Hari-Hari di Madinah (2)
Hari 4
Kamis, 26 Mei 2016
Perjalanan Madinah-Mekkah terasa sangat lama, dengan pemandangan gurun yang tiada habisnya.
![]() |
| Sunset di gurun |
(UBP Part 6) HARI-HARI DI MADINAH (2)
Tulisan sebelumnya
(UBP Part 5) Hari-Hari di Madinah (1)
Hari 2
Selasa, 24 Mei 2016
Tips 6:
“Bersegeralah sarapan selepas subuh, jika berdiam di Masjid menunggu dhuha bisa kehabisan sarapan.”
Begitulah sarapan pertama di Madinah, terlambat, sehingga sarapan sudah habis, ternyata pukul 05.00 sarapan sudah tersedia. Kalau ibu-ibu masih bisa mengambil makan di tempat catering lain, kalau bapak-bapak harus puas dengan sarapan roti saja, namun sesaat sebelum meninggalkan ruang makan petugas catering memanggil para bapak dan memberikan 2 piring nasi lengkap dengan lauk, katanya “Ini tadi dipisah untuk jamaah lain, tapi ternyata mereka sudah makan.” Alhamdulillah rezeki.
(UBP Part 5) HARI-HARI DI MADINAH (1)
![]() |
| View sesaat sebelum landing di Jeddah |
(UBP Part 4) Keberangkatan
Hari 1
Senin, 23 Mei 2016
Pesawat Air Asia terbang sesuai jadwal. Perjalanan jauh 8 jam ini ternyata kami lalui tanpa makan satu kalipun, ternyata leader yang pesankan tiket tidak menyertakan makan, katanya nanti saja beli di pesawat. Sedangkan setelah bertanya, pesawat tidak menyediakan makan on the spot, by order saja. Perih hati perut adek, Bang.. melewatkan 2 kali makan, alhamdulillah anggap saja puasa walaupun tidak ada pahalanya, bahkan mungkin dosa karena mengutuki kebodohan sendiri kenapa tidak mengecek dulu sebelum berangkat.
(UBP Part 4) KEBERANGKATAN
Tulisan sebelumnya
(UBP Part 3) PENGAJUAN VISA UMROH
Sabtu, 21 Mei 2016
Memulai perjalanan dengan terlebih dahulu berpamitan, minta maaf dan meminta doa pada keluarga, ayah, ibu, kakak, adik, ponakan, saudara, sahabat, rekan kerja dan lain-lain.
Salah satu kakak saya bertanya “Umroh backpacker nanti nginapnya di tenda?”, tadinya ingin tertawa, saya kira bercanda, tapi melihat kekhawatiran di mata kakak, rupanya itu benar-benar pertanyaan serius. Ah ternyata saya belum cukup mengedukasi keluarga tentang apa itu umroh backpacker. Kakak saya yang satu lagi malahan setengah memaksa, menyelipkan beberapa lembar uang dollar saat saya mau berangkat, katanya buat jaga-jaga, takut ada apa-apa, duh..sebegitu mengkhawatirkannya kah umroh backpacker.
(UBP Part 3) PENGAJUAN VISA UMROH
![]() |
| KBSA (sumber: google.com) |
Tulisan sebelumnya
23 April 2016
Visa umroh baru bisa diajukan sebulan sebelumnya. Jadi kalau berangkat 23 Mei, berarti baru diajukan 23 April. Sedangkan pengajuan manifest untuk visa (berupa data diri dan paspor) diajukan satu setengah bulan sebelumnya.
Sampai tanggal 23 April, dari 9 orang peserta yang ikut, ada 3 orang yang belum fix untuk ikut, terkait karena ada musibah, perkuliahan dan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.
Langganan:
Postingan (Atom)








